Review Market Trading Oil Hari Ini – 14 Januari 2026

Review Market

Daftar isi Artikel

1. Berita masa lalu (5 hari terakhir) yang mempengaruhi harga oil

  1. WTI dan Brent turun akibat rencana AS menambah pasokan Venezuela — setelah Trump umumkan Venezuela akan kirim 30–50 juta barel ke AS, harga WTI dan Brent turun tajam karena ekspektasi oversupply.
  2. Goldman Sachs memperkirakan tren harga minyak turun sepanjang 2026 — melihat surplus pasokan signifikan, tekanan harga bisa berlangsung lama.
  3. Oil naik awal Januari dipicu geopolitik & ketegangan pasar — Brent naik tipis di awal tahun 2026 pasca anjlok 2025, karena ketegangan Rusia–Ukraina serta isu Venezuela.
  4. Minyak menguat karena kekhawatiran gangguan pasokan Iran mulai pada minggu lalu — aksi protes dan kemungkinan gangguan ekspor Iran memicu sentimen bullish.
  5. Minyak berada dalam tren bearish jangka pendek menurut analisa teknikal — level support sekitar $55 menjadi fokus utama.

2. Berita hari ini yang mempengaruhi harga oil

  1. Harga minyak kembali menguat karena kekhawatiran pasokan Iran — Brent naik 0.3% dan WTI +0.4% karena ketegangan politik Iran memicu risiko gangguan pasokan.
  2. Pasar tetap waspada terhadap gangguan ekspor Iran yang berlanjut dengan protes besar di negara tersebut.
  3. Spread WTI–Brent melebar karena pasokan Venezuela masuk pasar AS membuat WTI lebih murah dibanding Brent.
  4. Volume trading futures Melonjak, menunjukkan minat pasar yang tinggi (Volume naik signifikan dibanding sebelumnya).
  5. Outlook energi global 2026 dirilis oleh Enverus, menggarisbawahi tekanan harga karena surplus pasokan dan faktor geopolitik yang lebih beragam.

3. Berita yang harus diwaspadai

  1. Potensi konfrontasi militer atau gangguan jalur ekspor Iran bisa cepat mengangkat harga.
  2. Surplus pasokan dunia masih besar, terutama dari AS, Venezuela, dan non-OPEC.
  3. Spread WTI–Brent yang melebar bisa memicu arbitrase & volatilitas di pasar futures.
  4. Inventaris global yang tinggi menurut proyeksi EIA memberi tekanan fundamental menurun.
  5. Isu teknikal level support penting ($55) bisa menentukan arah tren di jangka pendek.

4. Berita viral yang mempengaruhi harga oil

  1. Isu risiko “oil shock decade 1970-an” yang trending di media — analis risiko dampak geopolitik tinggi memicu ketakutan pasar.
  2. Narasi Trump akan “mengendalikan produksi Venezuela untuk turunkan harga” menjadi top global trending yang memengaruhi ekspektasi trader.
  3. Spekulasi besar tentang investasi minyak AS di Venezuela senilai USD 100 miliar juga viral di kalangan trader.

5. Kesimpulan Fundamental

Sentimen pasar saat ini campuran:

  • Bullish jangka pendek karena risiko pasokan (Iran).
  • Bearish jangka menengah karena surplus pasokan global & proyeksi harga turun oleh bank besar.
  • Struktur pasar: WTI relative lebih murah vs Brent akibat pasokan Venezuela ke AS.

    Fundamental tetap menunjukkan volatilitas geopolitik sebagai driver utama, tetapi tekanan oversupply masih menjadi penekan harga.

6. Saran Trading

A. Strategi Berdasarkan Stochastic

(Time Frame: M15 / M30 / H1)
Sinyal Beli (Buy):

  • Saat stochastic oversold (<20) dengan konfirmasi rebound.
  • Konfirmasi candle bullish kuat setelah level support teknikal + berita positif pasokan terganggu.

Sinyal Jual (Sell):

  • Stochastic overbought (>80) + breakout ke bawah support awal.
  • Saat berita oversupply dominan + stochastic bearish.

(Gunakan indikator stochastic yang disetting 14,3,3)


B. Strategi Berdasarkan Range Harian (Oil)

(Range pips di crude umumnya lebih besar, dihitung volatilitas kontrak futures):

  • Agresif Entry:
    Target Profit: breakout momentum ±50–100 pips dari range awal.
    Risiko: Tinggi — SL ketat 20–30 pips invalidation.
  • Moderat Entry:
    Target Profit: ±30–50 pips (setengah dari range harian ±60–100 pips).
    Risiko: Moderat — risk/reward minimal 1:1.5.
  • Konservatif Entry:
    Target Profit: ±15–30 pips (seperempat range).
    Risiko: Rendah — entry di area support/resistance kuat + stochastic konfirmasi.

(Catatan: pips untuk oil dalam konteks kontrak futures dihitung dari pergerakan 0.01 USD = 1 pip)

Bagikan artikel ini:

Komentar:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *