1. Berita Masa Lalu yang Mempengaruhi Harga Oil 5 Hari Kebelakang
Dalam lima hari terakhir (24–28 Mei 2025), beberapa peristiwa signifikan memengaruhi harga minyak, sebagai berikut:
- OPEC+ rencanakan peningkatan produksi
- Pada 22 Mei 2025, laporan menyebutkan OPEC+ berencana meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari untuk Juli, yang menekan harga minyak X post: @vibiznews.
- Larangan ekspor minyak Venezuela oleh AS
- Pada 27 Mei 2025, AS melarang Chevron mengekspor minyak Venezuela, memicu kekhawatiran pasokan dan mendukung harga sementara Reuters: Oil prices inch up as U.S. bans Chevron.
- Pembicaraan AS-Iran mandek
- Pada 27 Mei 2025, negosiasi AS-Iran tidak menunjukkan kemajuan, mengurangi ekspektasi peningkatan ekspor minyak Iran Reuters: Oil prices ease as US-Iran talks.
- Penurunan jumlah rig minyak AS
- Data menunjukkan penurunan jumlah rig minyak, menandakan potensi kendala pasokan di masa depan, meskipun dampaknya belum signifikan OilPrice.com: Rig Count Tanks, Oil Slumps.
- Peningkatan produksi lepas pantai AS
- Pada 27 Mei 2025, laporan menyebutkan produksi minyak lepas pantai AS akan meningkat, yang dapat menambah pasokan global OilPrice.com: U.S. Offshore Oil Production Set To Jump.
Berita ini menciptakan tekanan bearish, meskipun kenaikan hari ini menunjukkan pergeseran sentimen.
2. Berita Hari Ini yang Mempengaruhi Harga Oil
Pada 29 Mei 2025, beberapa peristiwa utama mendorong harga minyak, sebagai berikut:
- OPEC+ pertahankan kebijakan produksi ketat
- OPEC+ mengumumkan rencana untuk mempertahankan garis dasar produksi hingga 2027, meningkatkan kepercayaan pasar dan mendorong harga naik lebih dari 2% (Investing.com: Crude Oil Futures Price Today; X post: @HFMIndonesia).
- Sanksi baru terhadap Rusia
- Kekhawatiran atas sanksi baru terhadap Rusia meningkatkan risiko pasokan, mendukung kenaikan harga minyak X post: @phillipfutures.
- Negosiasi AS-Iran tanpa kemajuan
- Mandeknya pembicaraan AS-Iran mengurangi kemungkinan peningkatan ekspor minyak Iran, yang mendukung harga Reuters: Oil prices ease as US-Iran talks.
Kenaikan harga hari ini menunjukkan respons pasar terhadap kebijakan OPEC+ dan ketegangan geopolitik.
3. Berita yang Harus Diwaspadai
Beberapa peristiwa mendatang berpotensi memengaruhi harga minyak, sebagai berikut:
- Rapat OPEC+ pada 31 Mei 2025
- OPEC+ akan mengadakan rapat pada 31 Mei 2025 untuk membahas produksi Juli, yang dapat memengaruhi pasokan global .
- Kebijakan tarif AS di bawah Trump
- Tarif perdagangan AS dapat memengaruhi permintaan minyak global, terutama jika diberlakukan pada Kanada dan Meksiko X post: @unusual_whales.
- Data ekonomi global
- Data ekonomi dari China dan AS, seperti pertumbuhan industri dan konsumsi energi, akan memengaruhi permintaan minyak Bloomberg: Oil Steadies As Traders Weigh Supply Outlook.
- Sanksi terhadap Rusia dan Iran
- Perkembangan sanksi terhadap Rusia dan Iran dapat mengganggu pasokan minyak global Reuters: Oil prices ease as US-Iran talks.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa pasar minyak tetap sensitif terhadap faktor geopolitik dan ekonomi.
4. Berita Viral yang Mempengaruhi Harga Oil
Diskusi di X menyoroti beberapa topik viral yang memengaruhi sentimen pasar minyak, sebagai berikut:
- OPEC+ pertahankan produksi ketat
- Pengumuman OPEC+ untuk mempertahankan kebijakan produksi hingga 2027 menjadi viral, meningkatkan optimisme pasar (X post: @HFMIndonesia; X post: @rmol_id).
- Kekhawatiran peningkatan pasokan OPEC+
- Sebelum pengumuman hari ini, kekhawatiran tentang peningkatan produksi OPEC+ memicu diskusi bearish di X X post: @vibiznews.
- Sanksi Rusia dan negosiasi Iran
- Sanksi baru terhadap Rusia dan mandeknya pembicaraan AS-Iran menjadi topik hangat, mendukung sentimen bullish X post: @phillipfutures.
5. Kesimpulan Fundamental Oil
Berdasarkan analisis, pasar minyak saat ini mengalami pullback normal dalam tren bearish jangka panjang, dengan beberapa poin utama:
- Keputusan OPEC+: OPEC+ mempertahankan kebijakan produksi ketat hingga 2027, mendukung harga jangka pendek
.
- Ketegangan geopolitik: Sanksi terhadap Rusia dan mandeknya negosiasi AS-Iran meningkatkan risiko pasokan Reuters: Oil prices ease as US-Iran talks.
- Permintaan global melambat: IEA memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak global melambat pada 2025, dipengaruhi oleh tarif perdagangan X post: @unusual_whales.
- Peningkatan pasokan: Produksi non-OPEC+ dari AS, Kanada, dan Brasil terus bertambah, menekan harga EIA: Short-Term Energy Outlook.
6. Saran Trading
Strategi Berdasarkan Stochastic
- Time Frame: Gunakan M15, M30, atau H1 untuk akurasi lebih baik.
- Sinyal Beli (Buy):
- Stochastic berada di level 20% (oversold).
- Pastikan ada konfirmasi bullish (misalnya, divergence bullish atau crossover stochastic ke atas).
- Entry: Buka posisi beli setelah konfirmasi.
- Target: Sesuaikan dengan strategi range harian (lihat di bawah).
- Stop Loss: Tempatkan di bawah level support terdekat.
- Sinyal Jual (Sell):
- Stochastic berada di level 80% (overbought).
- Pastikan ada konfirmasi bearish (misalnya, divergence bearish atau crossover stochastic ke bawah).
- Entry: Buka posisi jual setelah konfirmasi.
- Target: Sesuaikan dengan strategi range harian (lihat di bawah).
- Stop Loss: Tempatkan di atas level resistance terdekat.
Strategi Berdasarkan Range Harian 140 pips
Berikut adalah strategi berdasarkan range harian, dengan risiko bervariasi:
Strategi | Entry | Target Profit | Risiko |
---|---|---|---|
Agresif | Masuk di area range kecil (setelah konsolidasi atau breakout) | Tidak menetapkan pips, keluar berdasarkan momentum | Tinggi, potensi profit besar |
Moderat | Masuk di area pertengahan range | Setengah dari range harian (70 pips) | Sedang, profit seimbang |
Konservatif | Masuk di support/resistance atau setelah konfirmasi stochastic | Seperempat dari range harian (35 pips) | Rendah, aman untuk pemula |
Strategi ini memungkinkan trader menyesuaikan risiko sesuai preferensi mereka.
Disclaimer : Informasi ini bersifat umum dan tidak mempertimbangkan tujuan keuangan, pengalaman, atau toleransi risiko Anda. Trading minyak melibatkan risiko tinggi, dan Anda bisa kehilangan sebagian atau seluruh investasi. Lakukan riset sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum trading.