1. Berita Masa Lalu yang Mempengaruhi Harga Oil 5 Hari Ke Belakang
Berikut adalah daftar berita penting yang telah mempengaruhi harga minyak dalam lima hari terakhir, disusun berdasarkan tanggal:
- 11 Juni 2025: Harga minyak WTI melonjak hampir 5% karena AS mempersiapkan evakuasi sebagian kedutaan di Irak, meningkatkan kekhawatiran atas risiko geopolitik di Timur Tengah yang dapat mengganggu pasokan minyak. (Sumber: OilPrice.com)
- 10 Juni 2025: Presiden Putin memperpanjang larangan ekspor minyak Rusia ke negara-negara yang menerapkan langit-langit harga hingga akhir 2025, yang berpotensi mengencangkan pasokan global dan mendukung harga minyak. (Sumber: OilPrice.com)
- 9 Juni 2025: Ketegangan perdagangan antara AS dan China tetap menjadi perhatian, dengan pasar minyak menantikan hasil pembicaraan perdagangan yang dapat mempengaruhi sentimen global dan permintaan minyak. (Sumber: Berbagai laporan, termasuk Reuters)
- 8 Juni 2025: Laporan EIA menunjukkan penurunan aktivitas pengeboran shale AS, yang menyarankan produksi minyak domestik yang lebih rendah di masa depan, sehingga mendukung harga dengan mengurangi pasokan potensial. (Sumber: OilPrice.com)
- 7 Juni 2025: Tidak ada berita signifikan yang dilaporkan, tetapi pasar tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik dan data inventaris minyak AS, yang menjaga volatilitas tetap tinggi.
2. Berita Hari Ini yang Mempengaruhi Harga Oil
Berikut adalah berita terkini pada 12 Juni 2025 yang mempengaruhi harga minyak, disusun berdasarkan urutan pentingnya:
- 12 Juni 2025: Harga minyak naik tipis, dengan Brent turun ke $69,47 per barel dan WTI ke $67,92 per barel, setelah lonjakan lebih dari 4% pada hari sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh ketegangan geopolitik yang meningkat antara AS dan Iran, serta penurunan stok minyak AS yang lebih besar dari perkiraan (3,6 juta barel dibandingkan perkiraan 1,6 juta barel). (Sumber: Reuters, Wall Street Journal)
- 12 Juni 2025: Iran mengancam akan memukul pangkalan militer AS jika pembicaraan gagal, yang menambah volatilitas pasar dan meningkatkan kekhawatiran atas gangguan pasokan minyak, terutama di Timur Tengah. (Sumber: Reuters)
3. Berita yang Harus Diwaspadai
Berikut adalah daftar berita dan peristiwa yang perlu diperhatikan karena potensinya untuk mempengaruhi harga minyak di masa mendatang:
- Pembicaraan AS-Iran: Pembicaraan dijadwalkan pada 15 Juni 2025 di Oman. Hasilnya dapat sangat mempengaruhi harga minyak, tergantung apakah kesepakatan tercapai atau tidak, yang dapat meredakan atau memperburuk ketegangan. (Sumber: Reuters)
- Laporan Inventaris Mingguan EIA: Data ini penting untuk menilai keseimbangan pasokan-permintaan minyak dan dapat memicu pergerakan harga jika hasilnya tidak sesuai perkiraan, terutama jika ada kejutan besar dalam stok. (Sumber: EIA)
- Pengembangan Ketegangan di Timur Tengah: Setiap eskalasi konflik, terutama yang melibatkan Iran, dapat menyebabkan lonjakan harga minyak karena risiko gangguan pasokan, seperti yang terlihat dari ancaman terbaru. (Sumber: Fitch Ratings)
- Keputusan Produksi OPEC+: Meskipun tidak ada rapat yang dijadwalkan segera, pernyataan atau kebijakan apa pun dari OPEC+ dapat mempengaruhi pasar dengan mengatur pasokan global, terutama jika ada perubahan kuota produksi. (Sumber: OPEC)
- Tren Produksi Minyak AS: Penurunan produksi shale AS, seperti yang dilaporkan EIA, dapat mendukung harga jika tren ini berlanjut, terutama dengan aktivitas pengeboran yang menurun. (Sumber: EIA)
4. Berita Viral yang Mempengaruhi Harga Oil
Berikut adalah berita viral di X yang mempengaruhi persepsi pasar tentang harga minyak, berdasarkan posting dengan view count tinggi:
- Lonjakan Harga Minyak: Posting oleh @InsiderGeo di X menyoroti kenaikan harga minyak hingga 5%, dengan Brent mencapai $70 dan WTI di level tertinggi sejak April, sebagian besar disebabkan oleh ketegangan di Timur Tengah. (Sumber: X post by InsiderGeo)
- Evakuasi Kedutaan AS: Berita tentang persiapan evakuasi sebagian kedutaan AS di Irak menjadi viral, meningkatkan kekhawatiran atas risiko geopolitik dan potensi gangguan pasokan, seperti yang dibahas oleh berbagai akun di X. (Sumber: X post by dragonflyranch5)
5. Kesimpulan Fundamental Oil
Pasar minyak saat ini sedang dalam tren naik, didorong oleh risiko geopolitik yang meningkat, terutama ketegangan AS-Iran, dan penurunan stok minyak AS yang lebih besar dari perkiraan. Namun, lonjakan harga baru-baru ini menunjukkan potensi pullback normal jika ketegangan mereda atau jika ada perkembangan positif dari pembicaraan perdagangan AS-China. Secara fundamental, harga minyak didukung oleh faktor-faktor jangka pendek seperti ketegangan geopolitik dan ketatnya pasokan, tetapi investor harus waspada terhadap perubahan sentimen cepat karena sifat volatil pasar ini, terutama dengan ancaman dari Iran dan data inventaris mingguan yang mendatang.
6. Saran Trading
Strategi Berdasarkan Stochastic
- Time Frame: Gunakan time frame M15, M30, atau H1 untuk akurasi yang lebih baik, terutama karena volatilitas tinggi saat ini.
- Sinyal Beli (Buy):
- Stochastic berada di level 20% (oversold), menunjukkan kondisi jenuh jual.
- Pastikan ada konfirmasi bullish, seperti divergence bullish atau crossover stochastic ke atas, untuk memastikan tren naik.
- Entry: Setelah konfirmasi, buka posisi beli untuk menangkap potensi rebound.
- Target: Sesuaikan dengan strategi range harian (lihat di bawah) untuk memaksimalkan profit.
- Stop Loss: Tempatkan di bawah level support terdekat untuk mengelola risiko.
- Sinyal Jual (Sell):
- Stochastic berada di level 80% (overbought), menunjukkan kondisi jenuh beli.
- Pastikan ada konfirmasi bearish, seperti divergence bearish atau crossover stochastic ke bawah, untuk memastikan tren turun.
- Entry: Setelah konfirmasi, buka posisi jual untuk menangkap potensi penurunan.
- Target: Sesuaikan dengan strategi range harian (lihat di bawah) untuk memaksimalkan profit.
- Stop Loss: Tempatkan di atas level resistance terdekat untuk mengelola risiko.
Strategi Berdasarkan Range Harian (199 pips ≈ $2)
- Agresif:
- Entry: Masuk di area range kecil, misalnya setelah konsolidasi atau breakout, untuk menangkap pergerakan cepat.
- Target Profit: Tidak menetapkan jumlah pips tertentu, tetapi keluar berdasarkan pergerakan momentum, terutama jika ada berita mendadak.
- Risiko: Strategi ini memiliki risiko tinggi karena tidak ada target pasti, tetapi potensi profit besar, terutama di pasar volatil seperti sekarang.
- Moderat:
- Entry: Masuk di area pertengahan range untuk menangkap pergerakan stabil.
- Target Profit: Setengah dari range harian, yaitu 99.5 pips ≈ $1, untuk profit yang seimbang.
- Risiko: Risiko moderat dengan potensi profit yang seimbang, cocok untuk trader yang ingin stabilitas.
- Konservatif:
- Entry: Masuk di area support/resistance atau setelah konfirmasi stochastic untuk meminimalkan risiko.
- Target Profit: Seperempat dari range harian, yaitu 49.75 pips ≈ $0.50, untuk profit kecil tetapi aman.
- Risiko: Risiko rendah dengan potensi profit yang lebih kecil, ideal untuk trader berhati-hati.
Disclaimer : Informasi dan analisis yang disediakan di sini bersifat umum dan tidak memperhitungkan situasi keuangan, kebutuhan, atau tujuan investasi Anda. Trading melibatkan risiko, dan Anda harus selalu melakukan riset sendiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari penggunaan informasi ini.
Update harga minyak terkini atau tips trading? Ikuti akun kami di X atau kunjungi PTNTC.COM atau Akademi Trading Oil untuk informasi terbaru!