AS dan China Sepakati Perpanjangan Jeda Tarif

Daftar isi Artikel

Pada 27 Juli 2025, Reuters melaporkan bahwa kedua negara sepakat memperpanjang jeda tarif selama 90 hari tambahan setelah pertemuan negosiasi di Stockholm MarketWatch+12Reuters+12The Times of India+12. Saat ini, jeda tarif berlaku hingga 12 Agustus 2025, dan perpanjangan akan memperpanjangnya hingga sekitar 11 November 2025. Dengan begitu, kedua pihak berusaha menghindari kebangkitan tarif tinggi yang sebelumnya sempat menimbulkan ketegangan global IncoDocsstandard.netGlobal Logistical Connections, IncFDD.

Negosiasi di Stockholm dipimpin oleh Menkeu AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng. Mereka bertemu untuk membahas perpanjangan truce serta isu kebijakan lain seperti kontrol bahan perdagangan dan tarif terkait krisis fentanyl standard.net+12AP News+12The Indian Express+12.

Apa Isi Kesepakatan Saat Ini?

Kesepakatan mencakup beberapa poin penting:

  • Amerika Serikat mempertahankan tarif 30% atas produk Tiongkok. Tarif ini mencakup 10% tarif dasar dan 20% tambahan untuk isu fentanyl.
  • China menurunkan tarifnya terhadap produk AS menjadi 10%, jauh dari puncaknya di 125%.
  • Kedua negara juga berkomitmen memperluas dialog. Topik pembahasan meliputi ekspor teknologi, bahan mentah strategis, dan kontrol perdagangan narkotika.

Mengapa Perpanjangan Penting?

1. Memberi kejernihan waktu negosiasi

Tanpa perpanjangan, tarif bisa kembali melonjak di atas 100%. Hal ini berisiko mengganggu rantai pasok global dan memicu inflasi baru.

2. Menghindari guncangan pasar

Tanpa jeda, tarif bisa kembali ke triple‑digit—dan hal itu bisa mengguncang pasar global serta menyulitkan rantai pasokan internasional Reuters+1Politico+1.

3. Mendorong Trump–Xi Summit

Perpanjangan juga membuka ruang diplomatic bagi potensi pertemuan puncak antara Presiden Trump dan Xi Jinping menjelang akhir tahun 2025 The Times of India+8Reuters+8AP News+8.

Isu yang Masih Menggantung

Walaupun jeda tarif memberikan ruang, sejumlah isu mendasar masih belum terselesaikan:

  • Keluhan AS soal dominasi ekspor dan operasi perusahaan milik negara di China
  • Hambatan teknis dan ekspor chip serta produk teknologi tinggi
  • Kontrol ekspor, inflasi, dan pertikaian soal fentanyl sebagai bagian dari disepakati baru pertemuan Stockholm The Indian Express+3AP News+3Reuters+3.

Dampak Global

  • Bisnis dan investor merasa sedikit lega karena tarif tinggi sementara diredam. Pasar pun merespons positif: indeks saham AS menguat, nilai dolar meningkat, dan saham teknologi mendapat dampak baik setelah kesepakatan awal di Geneva markets.businessinsider.com.
  • Namun, ketidakpastian tetap ada, sebab hasil akhir dari negosiasi belum jelas dan besaran tarif saat jeda masih relatif tinggi Factor This™expresstradecapital.com.

Kesimpulan

Kesepakatan perpanjangan jeda tarif memberi napas bagi kedua negara. Dengan memperpanjang masa tenang ini, AS dan China menunjukkan komitmen mereka untuk menghindari eskalasi dan menjaga stabilitas global. Namun, masa depan hubungan dagang tetap bergantung pada hasil negosiasi lanjutan dalam tiga bulan ke depan.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif. Informasi di dalamnya bukan nasihat hukum atau perdagangan resmi. Kebijakan tarif dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi informasi melalui sumber resmi atau konsultasikan dengan ahli perdagangan sebelum mengambil keputusan.

Bagikan artikel ini:

Komentar:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *