Harga Minyak Tertekan, Tren Bearish Masih Mendominasi

Daftar isi Artikel

1. Ringkasan Harga & Volume

Harga minyak kembali tertekan pada perdagangan hari ini.

  • WTI bergerak di kisaran $63.20 per barel, dengan proyeksi rentang intraday antara $60.04 – $66.36.
  • Brent diperdagangkan di level sekitar $66.2 per barel, turun lebih dari 4% dalam sebulan terakhir.

Volume perdagangan meningkat tipis, namun didominasi aksi jual (profit taking dan pembukaan posisi short). Hal ini memperkuat sinyal bahwa tren masih cenderung bearish.


2. Sentimen & Katalis Mingguan

Ada beberapa faktor utama yang menekan harga minyak saat ini:

  • Isu Damai Rusia–Ukraina: Harapan negosiasi damai membuat pasar berekspektasi ada pelonggaran sanksi minyak Rusia, sehingga meningkatkan prospek pasokan global.
  • Oversupply dari OPEC+: Pemotongan produksi berakhir lebih cepat, pasokan kembali melimpah. EIA bahkan memproyeksikan harga Brent bisa rata-rata di bawah $60 per barel pada Q4 2025.
  • Permintaan Lemah: Prospek ekonomi global masih suram. International Energy Agency (IEA) menurunkan proyeksi permintaan minyak untuk paruh kedua tahun ini.

Dengan kombinasi ini, sentimen pasar tetap negatif terhadap minyak, terutama di jangka menengah.


3. Teknikal & Outlook

Secara teknikal, harga minyak masih sulit keluar dari tekanan:

  • Support utama: $61.12 (jika jebol, potensi turun ke $56.09).
  • Resistance kuat: $63 – $65 (200-day MA).
  • Momentum: RSI menunjukkan kondisi belum oversold, sehingga ruang penurunan masih terbuka.

Strategi trading hari ini:

  • Sell the rally – lakukan short saat harga mendekati resistance ($63–$64).
  • Target profit di sekitar $61, dengan potensi lanjut ke $56 jika support utama ditembus.
  • Stop loss di atas $64.5 untuk manajemen risiko.

4. Risiko & Event Penting Mendatang

Beberapa event yang perlu diperhatikan trader:

  • Jackson Hole Symposium (akhir pekan ini): Komentar dari Jerome Powell dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga dan sentimen risiko global.
  • Laporan EIA Mingguan: Data stok minyak AS akan menjadi penentu jangka pendek.
  • Situasi Geopolitik: Jika pembicaraan damai Rusia–Ukraina gagal, harga minyak bisa kembali volatile.

Kesimpulan

Harga minyak hari ini berada di bawah tekanan isu damai Rusia–Ukraina dan oversupply global. Tren bearish masih mendominasi, dengan strategi terbaik tetap sell on rally. Level $61 menjadi penentu penting; jika ditembus, harga bisa jatuh lebih dalam.


Disclaimer:
Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan rekomendasi keuangan langsung. Keputusan trading sepenuhnya berada di tangan pembaca. Selalu gunakan manajemen risiko sesuai profil masing-masing.

Bagikan artikel ini:

Komentar:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *